Slider

Bagaimana Memulai Bisnis

Tips dan Trik Lengkap Bagaimana Memulai Bisnis Sukses

Banyak orang yang ingin memulai sebuah bisnis, baik karena tidak suka bekerja di bawah orang lain, kesempatan yang tidak terbatas, jam yang lebih fleksibel dan masih banyak lagi. 

Masalahnya, membuat bisnis tidak akan semudah yang Anda bayangkan. Banyak hal yang harus dipersiapkan, mulai dari aspek yang sederhana hingga yang paling rumit.

Namun Anda tidak perlu bingung, berikut telah kami rangkum 5 tahap yang harus Anda lakukan untuk membuat bisnis yang luar biasa.

1.     Perencanaan Awal (Ide, Model Bisnis, Keuangan)

Setiap orang yang akan memulai bisnis pasti memiliki ide yang ingin mereka wujudkan. Sayangnya, banyak orang terlalu terfokus pada ide umum, sehingga ketika ditanya lebih lanjut mengenai perencanaan bisnis mereka, mereka kebingungan atau tidak bisa menjawabnya.

Sebagai contoh, seorang entrepreneur mungkin ingin membuka toko kopi yang menjual kopi dengan gula merah. Ia akan menamai kedai kopi itu “Kopi Wenakk” dan bahkan sudah memikirkan macam-macam menu yang akan ia jual. 

Namun ketika ditanya, model bisnis apa yang akan ia gunakan, pasar mana yang akan ia sasar, bagaimana produknya lebih baik dari kompetitor-kompetitor lain yang telah ada, ia tidak bisa menjawabnya. 

Salah satu penyebab hal tersebut adalah karena kebanyakan orang hanya menyimpan ide tersebut dalam kepala, tanpa berusaha mengubahnya menjadi rencana yang terstruktur atau yang lebih sering disebut sebagai perencanaan bisnis. Inilah mengapa banyak bisnis yang akhirnya gagal setelah berjalan satu atau dua tahun. 

Perencanaan Bisnis (Business Plan)

Oleh karena itu, perlu dibuat sebuah dokumen terstruktur yang bukan hanya digunakan untuk manajemen dan perencanaan bisnis kedepannya, namun juga memudahkan Anda ketika ingin mencari investor nantinya.

Itulah Business Plan.

Secara umum, business plan seharusnya menjawab beberapa pertanyaan seperti “Apa tujuan dari bisnis Anda?”, “Siapa target pasar Anda?”, “Apa tujuan akhir dari bisnis Anda?” dan lain sebagainya.

Berikut merupakan sembilan hal yang harus Anda cantumkan dalam business plan Anda : 

  1. Executive Summary: bagian ini menggambarkan poin-poin penting dari bisnis Anda, misalnya di bidang apa bisnis Anda bergerak, pasar dari bisnis Anda, serta nilai jual unik dari bisnis Anda. 
  2. Profil Perusahaan : menjelaskan hal-hal umum berkaitan dengan perusahaan Anda, mulai dari lokasi hingga pencapaian yang telah dicapai perusahaan Anda.
  3. Analisis Pasar : seberapa besar pasar yang Anda sasar dan faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan produk Anda. Selain itu, riset juga kompetitior-kompetitor Anda dan ungkapkan mengapa perusahaan Anda lebih baik dari mereka.
  4. Perencanaan Operasional dan Marketing

Pada bagian ini, Anda menjelaskan rencana perusahaan Anda dalam rangka 1 hingga 2 tahun kedepan beserta rencana pemasaran untuk mengenalkan produk dan perusahaan Anda.

  • Rencana Finansial

Perusahaan tidak akan bisa bertahan tanpa aliran dana yang cukup. Oleh karena itu, harus dipastikan bagaimana cara perusahaan Anda memperoleh pemasukan. Jika menggunakan investasi eksternal, berapa banyak  biaya yang Anda butuhkan dan apa saja pemanfaatan dari dana tersebut. 

Sementara itu, rencana keuangan harus Anda buat lebih mendalam lagi melebihi informasi yang Anda cantumkan di business planAnda. Kebanyakan bisnis gagal karena dana mereka habis terlebih dahulu sebelum mereka mendapatkan keuntungan. 

Beberapa orang bahkan membuat kesalahan konyol ketika menggunakan dana mereka, diantaranya menyewa tempat yang sangat besar ketika jumlah karyawan masih sedikit atau membeli peralatan modern mahal yang sebenarnya belum diperlukan. 

2.    Siapa Tim Anda?

Jangan sampai Anda terlalu sibuk merancang produk hingga melupakan anggota tim Anda. Sebuah tim yang kuat akan sangat berpengaruh terhadap kemana arah bisnis Anda. Joe Zawadzki, CEO dan founder dari MediaMath bahkan mengungkapkan bahwa aspek sumber daya manusia sama pentingnya dengan aspek produk. 

Beberapa hal seperti menentukan tanggung jawab dan peran dari tiap anggota tim, bagaimana cara memberi kritik dan saran secara efektif, serta menjaga flowkerja yang baik meskipun anggota tim Anda tidak berada pada satu ruangan yang sama juga menjadi hal yang sama pentingnya.

3.    Bekerjasama dengan Pihak Ketiga

Ketika menjalankan sebuah bisnis, mustahil untuk berusaha membuat produk dari nol hingga dipasarkan. Oleh karena itu, Anda perlu bekerjasama dengan pihak ketiga yang terpercaya. Sebagai contoh, perusahaan obat biasanya akan memasok bahan baku dari pihak ketiga untuk selanjutnya diproses lebih lanjut di pabrik.

Dalam memilih pihak ketiga tersebut, Anda tidak bisa sembarangan. Perlu dilakukan riset mendalam untuk menemukan rekan yang cocok dengan standar dan nilai-nilai Anda. Satu hal yang paling penting, temukan perusahaan yang memang bisa Anda percaya untuk bekerjasama dalam jangka waktu panjang.

Beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan adalah bagaimana pengalaman mereka di industri bersangkutan, klien-klien yang pernah bekerjsama dengan mereka hingga bagaimana pengaruh mereka bagi pertumbuhan perusahaan klien. 

 

4.    Brand-Awareness

Mungkin ini akan menjadi bagian tersulit dari memulai sebuah bisnis. Jika salah langkah, bukan hanya uang Anda yang akan terkuras habis sia-sia, tapi masa depan bisnis Anda yang akan jadi taruhannya. 

Membuat brand dapat diawali dengan menentukan nama perusahaan, merancang logo hingga menentukan tone of voiceperusahaan Anda. Setelahnya, aktiflah membuat konten dan sebarkan brand Anda melalui website atau sosial media Anda.

Sebagai seorang pengusaha, jangan takut menghabiskan uang untuk promosi. Jangan melihat platform promosi sebagai biaya yang harus Anda keluarkan mau tidak mau, melainkan lihatlah platform tersebut sebagai investasi untuk memperkuat keberadaan bisnis Anda secara online.

5.    Growth

Bagi sebuah bisnis, tidak ada kata berhenti. Jika Anda berhenti berinovasi, berhenti membuat produk baru atau mempromosikan produk Anda, itulah akhir dari bisnis Anda. Di satu sisis hal ini terasa sangat menyeramkan, seakan tidak ada waktu berhenti atau istirahat untuk tiap perusahaan. 

Namun di sisi lain, tentu saja sangat menarik untuk beradaptasi dengan pasar, lalu bereksperimen melalui berbagai model bisnis dan produk baru, bukan?

Nah, itu dia 5 hal yang pertama-tama harus Anda lakukan untuk memulai sebuah bisnis. Bagaimana, sudah siap untuk menjajal pasar dengan produk baru Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *