Slider

Cara Memanage Tim Secara Milenial

7 Cara Memanage Tim Secara Milenial

Jadi pertanyaannya, kenapa Anda harus belajar untuk memanage tim Anda secara milenial? Bukankah lebih mudah mempertahankan nilai dan norma yang sudah ada sejak awal?

Menurut data dari brookings, 75% tenaga kerja akan dipegang oleh milenial pada tahun 2025. Meskipun milenial cenderung lebih inovatif dan kreatif, mereka tidak ingin terjebak pada peraturan yang kaku maupun birokrasi yang rumit. Masalahnya, mereka cukup keras dalam pemikiran mereka tersebut. 

Jika Anda ingin menjaga kelangsungan perusahaan Anda dalam jangka waktu panjang, maka simak 5 cara memanage tim secara milenial ini.

  1. Pahami Nilai Mereka, Ciptakan Budaya yang Sesuai

Uang bukanlah segalanya. Paling tidak, bagi milenial. Menurut kebanyakan dari mereka, akan lebih berarti ketika budaya perusahaan sejalan dengan nilai-nilai dan pemikiran mereka. 

Dalam hal ini, mereka akan bisa bekerja dengan lebih keras ketika mereka mengetahui bahwa apa yang mereka lakukan membawa sebuah perubahan positif yang sejalan dengan nilai-nilai mereka.  

Hal yang sama juga terjadi pada nilai-nilai pribadi mereka. Sebagai contohnya, penelitian dari Fidelity Investment mengungkapkan bagaimana kebanyakan milenial bersedia memperoleh gaji yang lebih kecil asalkan terdapat keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi mereka. 

Oleh karena itu, mereka tidak lagi terikat dengan jam kerja 9-5 di dalam kantor dan lebih menyukai bekerja dengan cara mereka sendiri serta kesempatan untuk melihat dunia dan hal-hal baru yang mereka tidak ketahui sebelumnya. 

  • Berikan Visi, Bukan Misi

Sebelumnya, Anda mungkin sudah terbiasa mengurus anggota tim Anda hingga hal yang sangat mendetail. Metode seperti itu tidak akan bekerja untuk para milenial. Sebaliknya, beri mereka tujuan dan mereka akan mencapainya dengan cara mereka sendiri.

Meskipun di satu sisi, karakter mereka ini mungkin mengacaukan fondasi dan struktur organisasi, namun kreativitas mereka bisa membuat perusahaan Anda mencapai kesuksesan yang tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya. 

  • Tantangan dan Kesempatan Berkembang

Ya, sudah tidak zamannya lagi bekerja secara rutinitas hanya untuk menjaga keberlangsungan perusahaan. Milenial mencintai tantangan. Mereka selalu mencari kesempatan baru yang bisa membuat mereka berkembang secara pribadi maupun kehidupan karir. 

Oleh karena itu, beri mereka target jangka pendek yang bisa memberikan dampak besar bagi perusahaan. Anda mungkin akan terkejut dengan hasil yang bisa mereka berikan. 

  • Jika Hasil Kerja Mereka Memuaskan, Tunjukan!

Lagi-lagi, pengakuan bukan lagi soal gaji atau uang. Milenial mendambakan pengakuan dari bos mereka, rekan kerja, dan orang-orang di sekitar mereka. Di dunia yang dikuasai oleh media sosial, milenial ingin menunjukkan kesuksesan dan keberhasilan mereka ke seluruh dunia.

Lalu, apa yang harus Anda lakukan? Apresiasi pencapaian mereka, baik secara pribadi maupun sebagai tim. Jadikan hal tersebut sebagai motivasi bagi anggota tim yang lain. 

  • Bersikaplah Fleksibel

Mengejutkannya, sebuah survei dari Deloittemenyatakan bahwa 40% dari milenial berniat untuk meninggalkan pekerjaannya dalam waktu dua tahun. Hal ini menunjukkan bagaimana milenial tidak lagi takut dengan ketidakpastian maupun status menganggur.

Seiring dengan banyaknya kesempatan di luar sana, mereka akan terus mencari pekerjaan yang dianggap mereka memberikan penawaran yang lebih baik dan sesuai dengan nilai-nilai mereka. Dalam hal ini, berilah mereka kesempatan untuk bekerja sesuai dengan gaya mereka. Tidak masalah jika mereka bekerja secara remoteasalkan mereka bisa memberikan hasil yang memuaskan. 

  • Komunikasi Digital

Milenial tidak bisa dipisahkan dari teknologi dan hal tersebut menjadi suatu kelebihan yang bisa Anda manfaatkan. Bagaimana caranya? Tiap anggota tim akan bisa melakukan tugas mereka dengan baik ketika mereka memahami perkembangan kerja dari anggota tim yang lain.

Gunakan platform pesan dan kolaborasi seperti Slack, Cisco Spark, Fleep, Workzone atau platform tidak berbayar dan sederhana seperti Google Docs dan Google Sheets. Selain bisa menghindari miskomunikasi, performa tim Anda dijamin akan meningkat. 

  • Tips dari 3 Bos Unicorn Ternama Indonesia

Sebagian besar startupmemiliki gaya kerja yang milenial, dimulai dari gaya berpakaian yang bebas, jam kerja yang tidak teratur dan lain sebagainya. Lalu, bagaimana tips memanage tim secara milenial dari para bos perusahaan unicorn Indonesia?

  • Nadiem Makarim, Go-Jek

Bagi Makarim, keberagaman adalah sebuah anugerah. Meskipun ia adalah pemimpin tertinggi perusahaan berlogo hijau ini, ia bersedia untuk mendengarkan pendapat dari para anggota timnya, bahkan untuk mengambil keputusan besar sekalipun.

Menurutnya, dengan anggota tim yang inovatif dan berani berkata “tidak” untuk ide atau pemikiran yang tidak layak, ia justru merasa terbantu dalam membuat sebuah keputusan atau inovasi baru. Oleh karena itu, ia selalu mendorong para anggota timnya untuk memiliki kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat. 

  • Ferry Unardi, Traveloka

Lalu, bagaimana dengan pendapat bos burung biru? Ia mengungkapkan bahwa hal terpenting bukanlah hanya peningkatan jumlah pengguna, melainkan pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan. 

Untuk bisa mencapai hal tersebut, membangun tim yang tepat adalah hal yang sangat penting. Dalam hal ini, memilih orang-orang yang tepat dan memanagenya dengan cara yang tepat pula. 

  • William Tanuwijaya, Tokopedia

Pendiri salah satu perusahaan e-commerceternama Indonesia ini mengungkapkan bagaimana menetapkan visi misi perusahaan sebagai tujuan dan budaya kerja sebagai kompas, yang mana tiap anggota tim didorong untuk menemukan tujuan mereka dalam perusahaan dan berusaha membuat perusahaan menjadi lebih baik.

Dengan kata lain, kemampuan bukanlah satu-satunya hal yang penting bagi Tokopedia, melainkan juga kepedulian karyawan terhadap visi misi perusahaan. 

Itu dia 7 cara untuk memanage tim secara milenial. Jika Anda ingin menciptakan bisnis yang sukses, maka SDM adalah hal yang sangat penting dan bagaimana Anda memanage mereka secara baik bisa menjadi kunci kesuksesan Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *